Realita di dalam teori
Minggu, 2 Februari 2014
Hari yang indah, di hari kedua bulan yangpenuh harapan indah ini aku merasa terpesona dengan undangan pernikahan yangdiberikan oleh saudara ku ka @nalpa
Pagi ini pesan singkat itu sampai di handphoneku…begini bunyi pesan itu “Bismillah, Ba’da tahmid dan sholawat,kepada semua teman-teman. Semoga video ini bisa mewakili undangan cetak resmi yangtidak bisa kami berikan langsung oleh karena keterbatasan jarak dan waktu Http://youtu.be/FyovnEcmG6c “
Sedikit terkaget dan merasa mupeng melihat isi dalam video itu,yang muncul dipikiranku setelah melihat video itu adalah “diundang mulu,kapan gw ngundang ya” hehe
Setelah melihat video tersebut, perbincangan dengan sang empunya hajat pun dimulai… materi yang dibahas tidak jauh dari urusan jodoh,dan pernikahan… dari hasil perbincangan yang terjadi aku menyimpulkan bahwa ka nalpa adalah salah satu orang yang membaca buku “YAALLAH, Siapa Jodohku?” padahal sebenarnya aku ga tau apakah ka nalpa bener penikmat buku itu.
Kenapa aku bisa bilang kalo ka nalpa adalah penikmat buku itu?Karena semua nasihat dari ka nalpa isinya sama persis dengan buku yang kubaca itu.
1. Mengiktiarkan jodoh
Jodoh itu sama seperti rizki,meski sudah ditakdirkan tidak akan datang kalau tidak dijemput. Hanya menunggu diam didalam rumah? Jangan harap jodoh akan datang
2. Aku mau focus kuliah dulu ahka, mau lanjut S2 | S2 ga menghalangi menikah, seiring sejalan lebih bagus tho?
3. Cewekan tinggal nunggu adayang datang kerumah ka | kenapa harus menunggu. Dijemput juga boleh | gmn caranya?Gmn tau kalau dia jodoh kita? |taunya jodoh, kita tenang dengan pilihan.Tidak ada keraguan apapun walau dia punya kekurangan dan kelebihan,. Cara menjemput jodoh ada banyak | salah satunya? | datang aja ke yangbersngkutan baik-baik, ungkapkan isi hati | heyy ka, remind… I’m woman! |nah itu dia, kenapa harus takut jadi khadijah, kalau ditolak berarti bukan jodoh kita.Gak selamanya yg kita inginkan tercapai. Kita hanya ikhtiar |sejauh ini ikhtiarku hanya sebatas menyelipkan namanya dlm doaku, hehe | doa aja ga cukup,karena hati kita butuh kepastian. Dan perempuan itu tidak akan betah menunggu,jadi ya jemput bolanya biar tau jawaban dan kepastiannya. Diterima bisa lanjut,ditolak ya cari lagi, heheh
Hal baru yang ku dapatkan dari buku, yang awalnya ku pikir hanya teori… ternyata sudah ada orang dekat yang mengalami hal sama dengan isi buku itu
Yes, pelajaran yang kudapat hari ini adalah“Istri adalah cerminan suami. ketika kita berharap mendapatkan jodoh yang mulia,maka mulailah berusaha memuliakan diri. Karena inilah janji Allah : orang baik akan dipertemukan dengan orang baik.Ketika aku sedang memperbaiki diriku disini, maka jodohku sedang memperbaiki dirinya disana”
Muhammad-kan dirimu, agar Allahmeng-Khadijahkan jodohmu.Fathimahkan dirimu, agar Allah meng-Alikan kekasihmu(Ahmad Rifa’IRif’an, Ya Allah, Siapa Jodohku)
Hari yang indah, di hari kedua bulan yangpenuh harapan indah ini aku merasa terpesona dengan undangan pernikahan yangdiberikan oleh saudara ku ka @nalpa
Pagi ini pesan singkat itu sampai di handphoneku…begini bunyi pesan itu “Bismillah, Ba’da tahmid dan sholawat,kepada semua teman-teman. Semoga video ini bisa mewakili undangan cetak resmi yangtidak bisa kami berikan langsung oleh karena keterbatasan jarak dan waktu Http://youtu.be/FyovnEcmG6c “
Sedikit terkaget dan merasa mupeng melihat isi dalam video itu,yang muncul dipikiranku setelah melihat video itu adalah “diundang mulu,kapan gw ngundang ya” hehe
Setelah melihat video tersebut, perbincangan dengan sang empunya hajat pun dimulai… materi yang dibahas tidak jauh dari urusan jodoh,dan pernikahan… dari hasil perbincangan yang terjadi aku menyimpulkan bahwa ka nalpa adalah salah satu orang yang membaca buku “YAALLAH, Siapa Jodohku?” padahal sebenarnya aku ga tau apakah ka nalpa bener penikmat buku itu.
Kenapa aku bisa bilang kalo ka nalpa adalah penikmat buku itu?Karena semua nasihat dari ka nalpa isinya sama persis dengan buku yang kubaca itu.
1. Mengiktiarkan jodoh
Jodoh itu sama seperti rizki,meski sudah ditakdirkan tidak akan datang kalau tidak dijemput. Hanya menunggu diam didalam rumah? Jangan harap jodoh akan datang
2. Aku mau focus kuliah dulu ahka, mau lanjut S2 | S2 ga menghalangi menikah, seiring sejalan lebih bagus tho?
3. Cewekan tinggal nunggu adayang datang kerumah ka | kenapa harus menunggu. Dijemput juga boleh | gmn caranya?Gmn tau kalau dia jodoh kita? |taunya jodoh, kita tenang dengan pilihan.Tidak ada keraguan apapun walau dia punya kekurangan dan kelebihan,. Cara menjemput jodoh ada banyak | salah satunya? | datang aja ke yangbersngkutan baik-baik, ungkapkan isi hati | heyy ka, remind… I’m woman! |nah itu dia, kenapa harus takut jadi khadijah, kalau ditolak berarti bukan jodoh kita.Gak selamanya yg kita inginkan tercapai. Kita hanya ikhtiar |sejauh ini ikhtiarku hanya sebatas menyelipkan namanya dlm doaku, hehe | doa aja ga cukup,karena hati kita butuh kepastian. Dan perempuan itu tidak akan betah menunggu,jadi ya jemput bolanya biar tau jawaban dan kepastiannya. Diterima bisa lanjut,ditolak ya cari lagi, heheh
Hal baru yang ku dapatkan dari buku, yang awalnya ku pikir hanya teori… ternyata sudah ada orang dekat yang mengalami hal sama dengan isi buku itu
Yes, pelajaran yang kudapat hari ini adalah“Istri adalah cerminan suami. ketika kita berharap mendapatkan jodoh yang mulia,maka mulailah berusaha memuliakan diri. Karena inilah janji Allah : orang baik akan dipertemukan dengan orang baik.Ketika aku sedang memperbaiki diriku disini, maka jodohku sedang memperbaiki dirinya disana”
Muhammad-kan dirimu, agar Allahmeng-Khadijahkan jodohmu.Fathimahkan dirimu, agar Allah meng-Alikan kekasihmu(Ahmad Rifa’IRif’an, Ya Allah, Siapa Jodohku)
Komentar
Posting Komentar